Kamis, 05 Mei 2011

Ma'rifatul Insan-Qobulul Ibadah

Diterimanya Ibadah

Sasaran :
  • Memahami syarat-syarat dikabulkannya ibadah.
  • Dapat melaksanakan syarat-syarat tersebut.
  • Termotivasi untuk senantiasa mengikuti minhaj.
Sinopsis :

Agar dikabukan/diterima Allah swt., ibadah harus memenuhi beberapa persyaratan. Ibadah terbagi menjadi dua bagian : ibadah mahdhah (ritual) dan ibadah ghairu mahdhah (non ritual). Ibadah mahdhah adalah ibadah khusus dengan syarat : niat yang benar, disyari’atkan, dengan berpedoman pada cara tertentu. Sedangkan ibadah ghairu mahdhah memiliki ciri-ciri : niat ikhlash, tergolong aktivitas amal shalih, wajib mengikuti pedoman (As Sunnah) tetapi dalam segi cara perlu berlandaskan pula kepada situasi dan keadaan..

Hasiyah :

Ibadah

a)Ibadah mahdhah

Dalil : syarat-syaratnya adalah
  • niat yang benar (QS. 98 : 5, 39 : 11, 14)
  • disyariatkan (QS. 59 : 7)
  • mengikuti cara (As Sunnah)
  • wajib ittiba’ dalam konsep maupun caranya (QS. 7 : 157)
b)Ibadah ghairu mahdhah

Dalil : syarat-syaratnya adalah
  • niat yang benar (QS. 98 : 5, 39 : 11, 14)
  • termasuk ‘amal shalih (QS. 103 : 3, 95 : 8)
  • wajib ittiba’ dalam konsep (QS. 3 : 31)


0 komentar:


Poskan Komentar