Minggu, 22 Mei 2011

Ma'rifatul Insan-Attawaazun

Keseimbangan

Sasaran :

þ Memahami bahwa peranan fitrah manusia dalam memelihara pribadi sangat ditentukan oleh sikap tawazun yang diatur dalam Islam.

þ Menyadari perlunya pemenuhan konsumsi ruh, akal dan jasad secara seimbang sesuai bimbingan Allah.

þ Termotivasi untuk meningkatkan keimanan, pengetahuan dan kesehatan dengan aktif di dunia da’wah serta dunia ilmu pengetahuan dan dunia usaha yang islami.

Sinopsis :

Manusia diciptakan Allah dalam keadaan fitrah yang bersifat hanif kepada Islam. Salah satu sifat fitrah itu adalah menjaga keseimbangan antara ruh, akal dan jasad.

Keperluan jasad adalah makan, istirahat dan olah raga. Memenuhi keperluan jasad berarti menyeimbangkan konsumsi jasad agar tidak sakit. Keperluan akal adalah ilmu. Memenuhi keperluan akal berarti menuntut ilmu agar tidak bodoh dan merugi. Sedangkan keperluan ruh adalah dzikrullah.

Ketiganya harus dikelola sescara seimbang agar mendapatkan kenikmatan lahir dan batin.

Hasiyah :

¨ Fitrah hanif

Allah swt menciptakan manusia secara fitrah dan diberikan kecenderungan yang hanif kepada sesuatu yang baik, sehingga dapat menilai mana yang baik dan man yang buruk khususnya kepada nilai-nilai yang universal. Fitrah sedemikian ini perlu dijaga dan jangan sampai tertutup kepada maksiat dan dosa sehingga firahnya tak lagi berfungsi dengan baik dalam menilai.

Dalil : manusia fitrah (QS. 30 : 30, 7 : 712, 75 : 14) lurus (QS. 30 : 30)

¨ Tawazun

Allah swt menciptakan alam tanpa ada satupun yang tidak seimbang (tidak proporsional). Keseimbangan manusia adalah proporsionalnya konsumsi dan fungsi ruh, akal dan jasad.

Dalil : seimbang (QS. 55 : 7, 9)

¨ Jasad

Manusia diperintahkan mengkonsumsi makanan yang baik yang dibutuhkan jasad dan menjauhi makanan yang haram dan merusak jasad. Arahan ini adalah agar jasad dapat difungsikan dengan optimal bagi ibadah.

Dalil : gizi tubuh, makanan dan kesehatan (QS. 2 : 168)

¨ Akal

Allah swt menyuruh kita untuk mendayagunakan akal fikiran untuk :

merespon ilham dari peristiwa alam

mendekatkan diri kepada Allah

Dalil : akal, gizi akal, ilmu (QS. 96 : 1, 55 : 1-4)

¨ Ruh

Ketenteraman dan kedamaian ruh adalah hasil dari mengkonsumsi gizi ruh : dzikrullah.

Dalil : ruh, gizi ruh, dzikrullah (QS. 73 : 1-20, 13 : 28, 3 : 191)

¨ Nikmat

Terpenuhinya konsumsi ketiga hal tersebut bagi manusia menakibatkan hadirnya kenikmatan zhahir dan batin

Dalil : dengan terpenuhinya konsumis ketiganya akan didapat nikmat zhahir dan batin (QS. 31 : 20).

0 komentar:


Poskan Komentar