Rabu, 27 April 2011

Ma'rifatul Insan-Nafsul Insan

Nafsu Manusia

Sasaran :

  • Memahami kedudukan ruh dan hawa nafsu yang mempengaruhi jiwa manusia hingga menimbulkan kondisi-kondisi kejiwaan.
  • Memahami bahwa dzikir, akal atau syahwat dapat menimbulkan tiga nafsu jiwa : muthmainnah, lawwaamah dan amarah.
  • Termotivasi untuk meningkatkan keimanan dan ruhul jihad sehingga menggapai nafsu muthmainnah.

Sinopsis :

Nafsu manusia senantiaa berubah-ubah bergantung kepada sejauh mana kekuatan ruh saling tarik dengan hawa nafsu. Pertempuran selalu berlaku bagi keduanya. Manusia yang ruh (islam)nya dapat menekan hawa nasunya dengan dzikrullah, maka ia memiliki nafsul muthma’innah.

Hasiyah :

Dalil : nafsu manusia (QS. 91 : 7-10)


Ruh di atas hawa nafsu

Dalil : ruh menguasai hawa nafsu (QS. 29 : 45)

berorientasi dzikr (QS. 3 : 191, 13 : 28)

jiwa yang tenang (QS. 89 : 27-30)



Ruh tarik menarik dengan hawa nafsu

Dalil : ruh senantiasa tarik menarik dengan hawa nafsu (QS. 4 : 137, 143)

berorientasi akal/akal-akalan (QS. 2 : 9)

jiwa yang selalu menyesali dirinya (QS. 75 : 2)



Ruh di bawah pengaruh hawa nafsu

Dalil : ruh dibawah pengaruh dan dikuasai hawa nafsu (QS. 25 : 43, 45 : 23)

berorientasi syahwat (QS. 3 : 14)

jiwa yang selalu menyuruh kepada kejahatan (QS. 12 : 53)

0 komentar:


Poskan Komentar